Penambangan Liar Merugikan Banyak Pihak

Kegiatan penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kontrak Karya PT Sorikmas Mining semakin marak, khususnya di Kecamatan Naga Juang. Ratusan orang terlibat, termasuk sejumlah oknum aparat keamanan terlibat dalam kegiatan penambangan liar ini.

Kegiatan penambangan liar ini sangat merugikan PTSM. Jutaan dolar telah dikeluarkan perusahaan untuk melakukan eksplorasi, namum wilayah K.K. PTSM dirambah penambang liar. Padahal, melalui K.K. PTSM yang ditandatangani pada 19 Februari 1998, Pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan PTSM sebagai kontraktor tunggal pertambangan di wilayah K.K. di Kabupaten Mandailing Natal.

Dengan maraknya kegiatan penambangan liar ini, tidak hanya PTSM yang dirugikan, pemerintah dan juga masyarakat sekitar akan merasakan kerugian. Pemerintah tidak akan mendapatkan setoran pajak, royalti, dan setoran retribusi yang sah dari para penambang liar. Lingkungan juga akan tercemar dan masyarakat sekitar yang akan merasakan dampak negatifnya. Saat ini, lahan-lahan yang dilubangi penambang liar dibiarkan terbuka dan ketika hujan tiba, akibatnya akan terjadi erosi tanah. Akibatnya, sungai-sungai yang berada di sekitar, seperti Aek Gajah menjadi keruh. Belum lagi ditambah dengan prilaku buruk penambang liar yang membuang sampah dan limbah kotoran manusia secara sembarangan ke Aek Gajah. Padahal, Aek Gajah merupakan sumber air utama masyarakat Kecamatan Naga Juang untuk keperluan cuci, mandi, dan air minum.

Saat ini, ada puluhan lubang penambangan liar, ratusan penambang liar termasuk yang berasal dari Pulau Jawa, puluhan kilang galundung terdapat di Kecamatan Naga Juang dan sekitarnya. Jika tak ada tindakan penegakan hukum, bukan mustahil jumlah penambang liar, portir, dan pekerja galundung akan semakin bertambah dan keadaannya akan semakin sulit untuk dikendalikan. Kendati demikian, PTSM masih tetap menaruh harapan dan tetap optimistis terhadap pemerintah Kabupaten Madina dan Kepolisian Resor Madina akan melakukan upaya-upaya penegakan hukum yang komprehensif, terukur, efektif, dan efisien untuk menghentikan dan mencegah kegiatan para penambang liar yang jelas-jelas illegal.

Comments are closed.