Hama Keong Mas Yang Menguntungkan

Keong mas merupakan salah satu hama yang sangat merugikan bagi petani terutama pada tanaman padi. Tingkat penyerangan hama keong mas pada tanaman padi saat ini cukup tinggi terutama pada lahan sawah yang ada saluran irigasinya. Biasayanya serangan keong mas ini dapat kita lihat pada saat di persemaian sampai tanaman berumur dibawah 4 minggu setelah tanam.
Pada tanaman dewasa, gangguan keong mas hanya terjadi ada anakannya saja sehingga jumlah anakan yang produktif menjadi berkurang. Hal ini akan menyebabkan tingkat produksi panen akan berkurang.
Perkembangbiakan keong mas ini tergolong cepat, mulai dari bertelur hingga menetas hanya membutuhkan waktu 4 – 7 hari (Pitojo, 1996). Satu ekor keong mas betina juga mampu menghasilkan 15 kali bertelur selama satu siklus hidupnya (60-80 hari), dan biasanya dalam sekali bertelur mampu menghasilkan telur sebanyak 300-500 butir.

Beberapa Kerugian Yang Disebabkan Serangan Hama Keong Mas
Cepatnya perkembangbiakan hama keong mas menyebabkan serangan hama keong mas ini sangat merugikan bagi petani. Satu ekor betina keong mas rata-rata dapat menghasilkan anak dalam satu siklus hidupnya sebanyak 4.500 anak keong mas. Bisa kita bayangkan seberapa besar dampak yang ditimbulkannya apabila menyerang tanaman padi petani.
Serangan hama keong mas ini apabila tidak dikendalikan dengan baik dan cepat akan menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi petani. Biasanya serangan hama ini bisa menyebabkan kerugian ditingkat petani berkisar antara Rp 750.000 s/d Rp 1.500.000 per ha lahan tanaman padi. Hal ini cukup merugikan petani karena produktifitas yang menurun sehingga hasil panen pun akan rendah.
Sehingga perlu kiranya penanganan yang baik terhadap serangan hama keong mas ini. Agar produktifitas hasil panen meningkat.

Beberapa Keuntungan Dari Hama Keong Mas
Keong mas yang selama ini sangat mengganggu petani terutama pada tanaman padi ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Di daerah Panyabungan sendiri hama keong mas sudah dimanfaatkan sebagai pakan ternak itik. Ketika musim tanam biasanya petani yang memelihara itik melepas itiknya di lahan persawahan yang gunanya untuk membasmi hama keong mas tersebut.
Ternyata hama keong mas mempunyai nilai gizi yang tinggi untuk ternak itik. Ini terbukti dari meningkatnya produktifitas telur itik yang diberi pakan keong mas. Biasanya petani di daerah Panyabungan dan sekitarnya memberi pakan keong mas untuk itiknya melalui melepas langsung dilahan sawah yang banyak terdapat keong mas, selain itu juga petani biasanya mengumpulkan keong mas untuk diberikan langsung pada ternaknya.
Biasanya petani memberikan keong mas secara langsung kepada ternaknya apabila ukuran keong masnya masih kecil-kecil (masih bisa dimakan langsung oleh ternak itik). Apabila keong mas tersebut berukuran cukup besar biasanya petani memasak keong mas tersebut kemudian daging dalam cangkang dicungkil kemudian daging keong mas tersebut diberikan ke ternaknya, selain itu petani juga biasanya menumbuk keong mas tersebut untuk menghancurkan keong mas yang berukuran besar agar bisa langsung dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Beberapa keuntungan hama keong mas bagi petani :
1. Dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ternak itik dan ayam.
2. Dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pakan untuk ikan.
3. Keong mas dapat dijual oleh petani dengan harga yang cukup tinggi yaitu ± Rp 300,- / kg
4. Karena keong mas mempunyai nilai ekonomis, maka petani yang selama ini menganggap keong mas sebagai hama sudah mendapatkan beberapa keuntungan yaitu selain mengurangi hama di lahan pertaniannya, juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan juga bisa dijual.
5. Produktifitas lahan pertaniannya akan meningkat seiring dengan pengendalian hama keong mas dilahan pertaniannya.

Faktor Pendukung
Di Kecamatan Naga Juang telah ada beberapa proyek pertanian yang sudah berjalan sampai sekarang yang akan dibentuk menjadi badan koperasi. Saat ini sudah ada delapan proyek pembibitan seperti proyek pembibitan di Desa Simanondong, Desa Tambiski Nauli, Desa Tambiski, Desa Tarutung Panjang, Desa Humbang, Desa Sayur Matua, Desa Banua Simanosor, Desa Banua Rakyat. Dan terdapat beberapa proyek Peternakan yaitu; peternakan babi di Desa Simanondong, peternakan itik di Desa Simanondong, peternakan babi di Desa Humbang I, peternakan kambing di Desa Tambiski. Sedangkan untuk pengolahan keong mas sudah ada dua proyek yang sedang berjalan yaitu di Desa Tambiski dan Simanondong.
Proyek pengolahan keong mas di dua desa tersebut diharapkan selain untuk mengurangi serangan hama keong mas di lahan persawahan di Kecamatan Naga Juang, juga dapat dimanfaatkan oleh petani sebagai sumber pakan alternatif bagi ternak dan ikan. Selain itu juga, petani yang mengambil keong mas tersebut dapat menjual kepada koperasi pengolahan keong mas tersebut dengan harga jual saat ini adalah Rp 300,-/kg.

Koperasi Pengolahan Keong Mas
Menindaklanjuti adanya dampak kerugian yang dihadapi petani terhadap serangan hama keong mas yaitu menurunnya produktifitas padi di Kecamatan Naga Juang, maka dibentuklah koperasi yang bergerak dalam pengolahan keong mas. Pengolahan keong mas ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani melalui, peningkatan produktifitas pertanian tanaman padi, meningkatkan pendapatan petani melalui penjualan keog mas, memanfaatkan keong mas sebagai sumber alternatif pakan ternak dan ikan dan membuka kesempatan kerja di koperasi tersebut.
Koperasi pengolahan keong mas menampung keong mas yang dikumpulkan petani untuk dijual ke koperasi dengan harga saat ini sebesar Rp 300,-/kg. Dari hasil pengumpulan dari petani nantinya akan diolah menjadi tepung keong mas yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber pakan ternak.
`Dengan adanya koperasi ini tentunya akan membutuhkan tenaga kerja di dalamnya, hal ini akan membuka kesempatan bekerja bagi kaum ibu-ibu khususnya. Sehingga koperasi ini nantinya juga akan membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat setempat.
Demikianlah beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari hama keong mas di Kecamatan Naga Juang khususnya.

Comments are closed.